lele SANGKURIANG setelah lima tahun

‘lebih baik terlambat daripada tidak’. setelah 12 tahun, kita baru tersadar adanya penurunan mutu lele dumbo yang dibudidayakan di masyarakat. proses identifikasi baru dilakukan setahun kemudian melalui penelitian pak Abduh dan pekerjaan perbaikan mutu baru dilakukan tahun 2000.

perlu empat tahun kemudian, sebelum akhirnya lele SANGKURIANG bisa diakui dan dilepas secara resmi. ada yang berkata ‘itu hanya kerjaan si ade dan abduh’, ada ‘ah, itu sih petani juga bisa’, ada juga ‘tidak perlu ada sk tim’ (kan udah bilang: ‘tolong bantu kami’), atau tekanan lainnya (bahkan mungkin mereka sudah lupa apa yang pernah dikatakan), tapi setelah lele SANGKURIANG diterima secara luas di masyarakat, merekalah yang mungkin paling ‘menikmati’.

ada janji ‘akan menerima penghargaan dari menteri’. ada juga perbincangan ‘penghargaan tidak selalu dalam bentuk uang’ (padahal tidak pernah minta uang), hingga tidak ada lagi harapan apapun yang tersisa dari ‘hanya ingin diakui’. jangan karena setelah beredar luas di masyarakat hanya yang menyebarkan yang diakui dan dianggap berjasa.

juragan@n9300i.trv

add.note:
akhirnya ………………………………….