pemijahan ikan: penentuan waktu ovulasifish breeding: timing of egg ovulation

Kunci kedua yang harus benar-benar dikuasai pada pemijahan ikan adalah penentuan waktu stripping atau waktu ovulasi. Stripping yang terlalu atau lambat dapat mengakibatkan rendahnya keberhasilan tingkat penetasan telur dan menyebabkan kerusakan induk bahkan kematian.

Ovulation is the final phase of normal egg development. The time between the final or resolving dose of hormone and ovulation is referred to as the latency period. This is usually dependent on the species of fish, water temperature, and hormone preparation used. It is especially important to know the latency period when hand stripping or surgically removing the eggs. In warm-water fishes, egg quality can deteriorate rapidly if eggs are not taken shortly after ovulation they become “overripe” and can no longer be fertilized.

Waktu ovulasi tercapai pada periode tertentu setelah penyuntikan (waktu laten). Waktu laten pada spesies ikan yang berbeda dapat berbeda pula bahkan pada spesies ikan yang sama, bergantung pada tingkat kematangan akhir gonad, temperatur inkubasi induk, kondisi lingkungan dan kondisi fisiologis ikan lainnya. Karena itu, penentuan waktu laten pada selang waktu tertentu tidak dapat secara mutlak digunakan, berbeda dengan selang waktu injeksi hormonal pertama dan kedua (bila menggunakan dua kali injeksi).

Secara simpel, identifikasi waktu ovulasi dapat dilakukan dengan mengurut bagian perut ikan ke arah genital secara perlahan. Bila sudah ada sedikit telur yang keluar secara lancar (bukan dipaksa), waktu ovulasi sudah tercapai sehingga pengurutan selanjutnya dapat dilakukan dan dilanjutkan dengan pembuahan.

Secara akurat, waktu ovulasi dapat ditentukan berdasarkan posisi inti. Dengan pemberian larutan serra (60% ethanol, 30% formaldehyde, 10% acetic acid glacial), inti sudah mengalami kerusakan dinding germinal (GVBD, germinal vesicle breakdown).

Simply, gentle strip in abdomen toward to genital might release a few eggs. Accurately, ovulation timing could be identified by GVBD under microscope using serra solution

Further text on http://govdocs.aquake.org/cgi/reprint/2003/724/7240080.pdf


inti yang sudah mengalami GVBDnucleus in GVBD position

1 thought on “pemijahan ikan: penentuan waktu ovulasifish breeding: timing of egg ovulation

Leave a Reply